var surveyResults = [
 {
   "Fullname": "Jonti Horner",
   "Expertise": "Ahli astrobiologi",
   "Profile":"https://theconversation.com/profiles/jonti-horner-3355",
   "Response": "Iya",
   "Comment": "<p>Saya pikir itu pasti ya. Namun, pertanyaan yang sebenarnya adalah, apakah alien cukup dekat untuk bisa kita temukan? </p> <p>Ruang angkasa itu luar biasa besar. Dalam beberapa dekade terakhir, kita telah mengetahui bahwa hampir semua bintang di alam semesta memiliki planet. Galaksi kita, Bimasakti, diperkirakan memiliki 400 milyar bintang. Jika setiap bintang memiliki lima planet, maka di galaksi kita saja ada dua trilyun planet. Dan kita tahu ada lebih banyak galaksi di alam semesta daripada jumlah planet di Bimasakti. Dengan kata lain, ada banyak perumahan di luar sana. Dan dengan begitu banyak variasi, saya merasa mustahil untuk percaya bahwa Bumi adalah satu-satunya planet yang memiliki kehidupan - termasuk kehidupan yang cerdas dan berteknologi maju.</p> <p>Tapi, apakah kita akan menemukan kehidupan di luar Bumi? Itu pertanyaan yang sulit. Bayangkan jika ada satu diantara satu milyar bintang dengan planet yang bisa mengembangkan kehidupan berteknologi maju dan bisa meneriakkan keberadaannya di jagat raya.Nah, itu berarti ada 400 bintang di galaksi kita yang memiliki kehidupan berteknologi maju. Tapi, galaksi kita sangat luas - 100.000 tahun cahaya dari satu sisi ke sisi lainnya. Begitu besarnya sehingga bintang-bintang itu rata-rata berjarak 10.000 tahun cahaya. Jarak itu terlalu jauh bagi kita untuk bisa mendengar sinyal alien (setidaknya untuk saat ini) - kecuali jika sinyal itu jauh lebih kuat daripada sinyal yang bisa kita kirimkan! </p> <p> Jadi, meskipun saya percaya bahwa kehidupan alien itu ada, saya pikir menemukan buktinya akan sangat sulit. </p>"
 },
 {
   "Fullname": "Steven Tingay",
   "Expertise":"Astrofisikawan",
   "Profile":"https://theconversation.com/profiles/steven-tingay-7618",
   "Response": "Iya",
   "Comment": "<p>Ya, tapi itu adalah pernyataan yang berani.  Jadi, mari kita perjelas apa yang sedang kita bicarakan.</p> <p>Saya menganggap istilah “alien” merujuk pada semua jenis kehidupan, seperti yang kita pahami di Bumi, yang tinggal di tempat lain selain di Bumi. Meskipun demikian, saat ini tidak ada konsensus yang rinci tentang definisi “kehidupan”. Ini adalah konsep yang sangat kompleks. Namun, jika kita menemukan sesuatu seperti bakteri di tempat lain selain di Bumi, saya akan mengklasifikasikannya sebagai kehidupan asing. </p> <p> Alam semesta terdiri dari ratusan miliar galaksi, yang masing-masing terdiri dari miliaran bintang. Sebagian besar bintang-bintang ini memiliki setidaknya satu planet. Sistem planet ini terbentuk dari campuran yang kaya akan berbagai elemen, termasuk semua elemen yang dianggap penting untuk “kehidupan”. Jadi, sulit dipercaya kalau campuran kondisi tertentu yang menghasilkan “kehidupan” hanya terjadi di Bumi, dan tidak terjadi di triliunan planet lain di alam semesta.</p><p> Namun, masih harus dilihat apakah kehidupan ini seperti bakteri, atau merupakan “peradaban berteknologi maju” menarik yang bisa kita ajak berkomunikasi. Upaya besar sedang dilakukan untuk mencari peradaban asing yang mungkin menggunakan teknologi yang sama dengan kita, seperti teleskop radio yang kuat yang mengirimkan komunikasi gelombang radio dari sistem planet yang jauh.</p> <p>Dan tentu saja, ada kemungkinan definisi kita tentang “kehidupan” menjadi sangat sempit, dan alien - di mana pun mereka berada - mungkin bermain dengan aturan yang sangat berbeda. </p>"
 },
 {
   "Fullname": "Helen Maynard-Casely",
   "Expertise":"Ilmuwan Planet",
   "Profile":"https://theconversation.com/profiles/helen-maynard-casely-4931", 
   "Response": "Iya",
   "Comment": "<p>Saya berpendapat bahwa hanya masalah waktu saja sampai kita menemukan sesuatu yang menyerupai kehidupan di tempat lain selain di Bumi. Hal ini karena kita semakin banyak menemukan berbagai kantong potensial di tata surya kita yang mungkin ramah terhadap kehidupan yang kita kenal. Sebagai contoh, perhatikan samudra-samudra di bawah es di <a href='https://www.science.org.au/curious/space-time/there-life-galilean-moons-jupiter' target='_blank'>Europa dan Ganymede</a> (dua bulan besar Jupiter): tempat-tempat ini memiliki temperatur yang pas, ada akses ke air dan juga mineral. Sekali lagi, ini adalah melihat segala sesuatu dengan lensa yang sangat mirip Bumi, dan tentu saja kehidupan di planet lain bisa jadi sangat berbeda dengan kehidupan kita. </p><p>Itulah mengapa saya sangat bersemangat untuk mengeksplorasi Titan, bulan Saturnus. Titan memiliki berbagai macam molekul yang menarik di permukaannya, serta sistem cuaca yang aktif untuk mengangkut molekul-molekul tersebut - dan semuanya ada di dalam tata surya kita. Dan kita tahu ada tata surya lain <a href='https://spaceplace.nasa.gov/other-solar-systems/en/#:~:text=orbiting%20around%20it.-,Our%20planetary%20system%20is%20the%20only%20one%20officially%20called%20%E2%80%9Csolar,there%20waiting%20to%20be%20discovered!' target='_blank'>di dalam galaksi kita</a>. </p><p>Mempertimbangkan semua hal di atas, rasanya semakin tak terelakkan bahwa kita akan menemukan ceruk untuk biologi aktif di suatu tempat. Apakah makhluk hidup itu bisa menyapa kita? Nah, itu pertanyaan yang berbeda.</p>"
 },
 {
   "Fullname": "Rebecca Allen",
   "Expertise":"Pakar Teknologi Luar Angkasa",
   "Profile":"https://theconversation.com/profiles/rebecca-allen-163319", 
   "Response": "Iya",
   "Comment": "<p> Ya, tetapi mereka mungkin tidak mirip dengan kita.</p><p>Ada lebih dari 100 miliar planet yang diperkirakan ada di galaksi kita saja (dengan sekitar enam miliar berpotensi mirip Bumi). Oleh karena itu, kemungkinan adanya kehidupan di tempat lain sudah bisa dipastikan.</p><p>Namun, ketika kita mendengar kata “alien”, yang muncul di benak kita biasanya adalah gambar makhluk hidup humanoid. Namun, bahkan di Bumi, bentuk kehidupan yang paling dominan jauh lebih tua, lebih kecil, dan lebih tangguh. Tentu saja, saya berbicara tentang mikroorganisme. Organisme ini menentang ilmu pengetahuan dengan hidup di tempat yang tidak seharusnya ada kehidupan, seperti di lumpur di sekitar ventilasi gunung berapi. Saya berani bertaruh bahwa kehidupan alien ada dalam bentuk “ekstremofil” ini.</p><p>Faktanya, NASA baru saja mengirim tim astronot tardigrade (atau “beruang air”) kecil ke Stasiun Luar Angkasa Internasional agar astronot manusia bisa mempelajari bagaimana mereka bisa hidup di lingkungan yang ekstrem. Dengan ditemukannya bahan-bahan penting untuk kehidupan di tata surya kita, tampaknya bentuk kehidupan yang paling sulit di Bumi tersebar di seluruh galaksi.</p><p>Lalu, bagaimana dengan kehidupan yang lebih maju? Kenyataannya, ruang angkasa sangatlah luas. Dan dari misi Kepler, kita mengetahui bahwa sulit untuk menemukan dunia lain, apalagi mengidentifikasi dunia yang mirip dengan Bumi. Ditambah lagi dengan fakta bahwa butuh miliaran tahun bagi kehidupan tingkat lanjut untuk berkembang di Bumi, maka kecil kemungkinan kita bisa menemukan spesies alien yang serupa.</p><p>Namun, harapan masih ada, dan para ilmuwan terus menggunakan teleskop radio canggih untuk mencari bentuk baru komunikasi radio di langit.</p>"
 },
 {
   "Fullname": "Martin Van-Kranendonk",
   "Expertise":"Ahli astrobiologi",
   "Profile":"https://theconversation.com/profiles/martin-van-kranendonk-453723", 
   "Response": "Tidak",
   "Comment": "<p>Jawaban sederhana untuk pertanyaan ini adalah tidak.</p><p>Jika kita menggunakan data empiris murni dan mengasumsikan bahwa pertanyaan ini merujuk pada semua jenis kehidupan di luar Bumi yang tidak terkait dengan aktivitas manusia, maka jawabannya - sejauh yang kita tahu - adalah tidak.</p><p>Namun, tentu saja, pengetahuan kita terkait pertanyaan ini terbatas; kita belum menyelidiki setiap sudut alam semesta untuk mencari tanda-tanda kehidupan dan kita bahkan tidak tahu apa yang mungkin merupakan kehidupan dalam sistem kimia lain, karena tidak ada definisi yang disepakati tentang kehidupan berbasis karbon bahkan di Bumi.</p><p>Jadi, mungkin, jawaban yang lebih tepat adalah kita tidak tahu. Bahkan, kita mungkin tidak akan pernah bisa menjawab pertanyaan ini secara pasti. Tapi tentu saja, ada banyak pekerjaan yang sedang dilakukan untuk mencari tahu.</p><p>Mungkin suatu hari nanti kita bisa tahu apakah kita memiliki tetangga antar planet, atau memang kita sendirian. Atau mungkin kita memang tidak akan pernah tahu.</p>"
 }
]